Trotoar Cianjur Dikeluhkan Penyandang Disabilitas, Ada Guiding Block Mengarah ke Sungai
HAIJABAR.ID – Trotoar di sejumlah titik di Kabupaten Cianjur dinilai belum ramah bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas, terutama turnanetra.
Bahkan, salah satu trotoar di Jalan KH Abdullah bin Nuh, tepatnya di depan Gedung DPRD Cianjur, dinilai membahayakan karena guiding block atau ubin pemandu justru mengarah ke sungai.
Pengurus Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cianjur Asep Hirmawan mengatakan kondisi trotoar tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa perbaikan.
“Dibangunnya sudah sejak lama tapi tidak ada perbaikan atau pembangunan lagi seperti dibiarkan oleh pemerintah. Seolah pemerintah ingin mencelakai para pejalan kaki terutama penyandang disabilitas,” ujarnya, Jumat (11/9/2026).
Berdasarkan pantauan, trotoar di depan Gedung DPRD Cianjur terputus ketika melewati sungai yang menjadi pembatas antara Gedung DPRD dengan Kantor DPC PDI Perjuangan Cianjur.
Kondisi tersebut semakin membahayakan karena guiding block yang seharusnya menjadi petunjuk arah bagi penyandang disabilitas netra dibuat lurus hingga mengarah ke sungai dengan kedalaman sekitar 3 meter.
Trotoar di Jalan Siliwangi Juga Tak Ramah Disabilitas
Masalah serupa ditemukan di Jalan Siliwangi Cianjur. Guiding block yang seharusnya digunakan sebagai jalur pemandu bagi tunanetra justru terhalang oleh tempat duduk.
“Kondisi itu membuat penyandang disabilitas atau pejalan kaki terpaksa harus menggunakan jalan raya untuk jalan kaki,“ ungkapnya.
Asep menilai kondisi tersebut menunjukkan masih minimnya keterlibatan penyandang disabilitas dalam pembangunan fasilitas publik.
Menurutnya, penyandang disabilitas selama ini masih kerap terpinggirkan karena banyak fasilitas umum yang belum mempertimbangkan kebutuhan mereka.
“Jadi saat membangun fasilitas atau infrastruktur, pemerintah selama ini tidak melakukan diskusi dengan penyandang disabilitas. Dibuatnya sesuai kemauan mereka (pemerintah) yang akhirnya banyak fasilitas yang tidak ramah bagi penyandang disabilitas. Kami meminta agar pemerintah segera memperbaiki trotoar-trotoar yang membahayakan,“ terangnya.
Pemkab Cianjur Janji Koordinasi dengan Dinas Terkait
Menanggapi keluhan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Cianjur Ahmad Rifai mengatakan Pemkab Cianjur akan berkomunikasi dengan dinas terkait.
Koordinasi tersebut dilakukan agar pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di Cianjur dapat memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas.
Pemkab juga akan memperhatikan kondisi trotoar yang berada di depan Gedung DPRD Cianjur agar fasilitas tersebut lebih aman dan ramah bagi seluruh pengguna.

Tinggalkan Balasan