HAIJABAR.ID – Aksi perusakan pohon di sejumlah wilayah Kota Bandung menemukan titik terang.

Sejumlah pelaku yang diduga merusak pohon dengan cara menguliti, mengebor, hingga menyuntikan cairan aki telah ditemukan dan dimintai keterangan oleh pihak berwenang.

Kasus perusakana pohon tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah ditemukan sejumlah pohon dalam kondisi rusak di berbagai lokasi.

Jumlah pohon dalam kondisi rusak di berbagai lokasi. Jumlah pohon yang terdampak juga tertus bertambah seiring penelusuran yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung.

Di Jalan Pahlawan, Cikutra, misalnya, sejumlah pohon ditemukan dalam kondisi kulit batangnua dikuliti. Sementara di kawasan Kiaracondong, terdapat pohon yang dibor dan diduga disuntik menggunakan air aki.

10 Pohon di Bandung Ditemukan Dikuliti

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung kemudian melakukan penanganan terhadap pohon-pohon yang rusak tersebut untuk mencegah kematian dan risiko pohon tumbang.

Dari hasil penelusuran, sedikitnya terdapat 10 pohon yang ditemukan dalam kondisi dikuliti oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Petugas kemudian menyuntikkan cairan khusus pada bagian jaringan pohon yang terluka. Cairan tersebut berfungsi mencegah pertumbuhan jamur pada jaringan pohon.

Setelah diberi penanganan, bagian kulit pohon yang terkelupas kemudian dibungkus menggunakan karung.

Langkah tersebut dilakukan agar kulit pohon dapat kembali tumbuh dan menutub bagian batang yang terluka.

Pelaku Perusakan Pohon di Jalan Pahlawan Ditemukan

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan pelaku perusakan pohon di sejumlah wilayah mulai ditemukan.

Para pelaku telah dimintai keterangan dan terancam mendapatkan sanksi atas tindakan yang dilakukan.

“Pelakunya sudah (ditemukan), warga setempat dan sedang dibadamikeun,” kata Farhan pada Selasa, (18/8/2026).

Farhan mengatakan pelaku perusakan pohon dikawasan Kiaracondong juga telah ditemukan. Pelaku diduga mengebor batang pohon kemudian menyuntikan air kaki ke dalamnya.

“Yang lain tuh sedang di-BAP juga ya pelakunua, karena yang di Kiaracondong tuh pohon disuntikan air aki. Nah lagi dihukum pelakunya,” jelas Farhan.

Kasus Perusakan Pohon di Cijerah hingga Dago

Selain Jalan Pahlawan dan Kiaracondong, Pemkot Bandung juga menangani kasus perusakan pohon di beberapa wilayah lainnya.

Untuk kasus di Cijerah, Farhan menyebut sudah ada dua orang yang mengakui perbuatannya. Sementara itu, polisi masih mencari dua pelaku lainnya yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Demikian juga dengan Cijerah. Cijerah belum semuanya, tapi sudah ada pengakuan dari 2 orang pelaku. Kita sedang mencari 2 orang pelaku lainnya, masih DPO,” ujar Farhan.

Sementara kasus perusakan pohon di kawasan Dago masih dalam proses berita acara pemeriksaan (BAP). Kasus lainnya di kawasan Saunggaling juga masih dalam tahap penyelidikan.

Pemkot Bandung terus melakukan penelusuran terhadap kasus-kasus tersebut untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab sekaligus mencegah aksi perusakan pohon kembali terjadi.