HAIJABAR.ID – Seorang nelayan asal Karawang, Paldi (21), dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu di Muara Sungai Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabuparen Cianjur, Jawa Barat.

Hingga Minggu, (16/8/2026), keberadaan korban masih belum diketahui dan pencarian terus dilakukan tim SAR gabungan.

Nelayan Karawang Hilang Terjatuh dari Perahu di Cianjur

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, (15/8/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Saat itu, Paldi bersama dua rekannya, Momo (27) dan Yeyen (27), tengah berada di atas perahu untuk memperbaiki mesin yang mengalami kerusakan di sekitar muara.

Namun, ketika proses perbaikan berlangsung, perahu yang mereka tumpangi dihantam gelombang. Akibatnya, Paldi terjatuh ke perairan dan kemudian hilang terbawa arus.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan Paldi hingga kini belum ditemukan.

Korban diketahui merupakan warga Kampung Sukajaya 1, Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang.

“Saat perahu dihantam gelombang, korban terjatuh ke muara dan hingga saat ini belum ditemukan,” kata Ade.

Dua Rekan Jadi Saksi

Saat kejadian, Paldi berada di perahu bersama Momo dan Yeyen. Keduanya melihat langsung ketika korban terjatuh ke perairan setelah perahu dihantam gelombang.

Meski peristiwa terjadi pada Sabtu pagi, laporan mengenai kejadian tersebut baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung pada Minggu sekitar pukul 05.00 WIB.

Setelah menerima laporan, petugas langsung berkoordinasi dengan Unit Siaga SAR Cianjur, Satpolairud Cianjur, dan Polsek Cidaun untuk memastikan informasi mengenai kejadian tersebut.

Setelah informasi dinyatakan valid, tim rescue Unit Siaga SAR Cianjur kemudian diberangkatkan menuju lokasi sekitar pukul 05.15 WIB.

Tim SAR Tempuh 140 Kilometer

Tim SAR harus menempuh perjalanan darat sekitar 140 kilometer untuk mencapai lokasi kejadian di pesisir selatan Cianjur.

Dalam operasi pencarian, petugas membawa sejumlah peralatan SAR air, alat komunikasi, perlengkapan keselamatan personel, serta kendaraan operasional.

Pencarian melibatkan personel Basarnas, Satpolairud Cianjur, dan Polsek Cidaun. Tim gabungan terus menyisir area sekitar Muara Sungai Cidamar, termasuk memperluas wilayah pencarian untuk meningkatkan peluang menemukan korban.

Pencarian Terkendala Cuaca dan Kondisi Perairan

Ade mengatakan proses pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan karakteristik medan di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi perairan di wilayah pesisir selatan Cianjur yang dapat berubah sewaktu-waktu juga menjadi perhatian petugas selama operasi berlangsung.

“Tim SAR akan melakukan pencarian dengan memperhatikan kondisi medan, cuaca, serta keselamatan seluruh personel yang terlibat. Kami juga berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan di lapangan untuk memperluas area pencarian,” ujar Ade.

Hingga Minggu sore, Paldi masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian di sekitar Muara Sungai Cidamar, termasuk area yang diduga menjadi lokasi korban terjatuh.