Jembatan Gantung Albar Depok Segera Dibuka, Maksimal 40 Orang Sekali Melintas
HAIJABAR.ID – Kabar baik bagi masyarakat, jembatan gantung di Alun-alun Barat (Albar) Depok segera dubuka kembali. Perbaikan jembatan yang berada di perbatasan Kecamatan Sawangan dan Bojongsari itu kini memasuki tahap finalisasi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni memastikan kondisi jembatan telah aman setelah dilakukan pengecekan fisik dan uji coba.
“InsyaAllah sudah aman. Sebelumnya juga sudah dilakukan pengecekan fisik dan ujo coba dengan beberapa orang yang naik ke jembatan. Hari ini kami memastikan semuanya sudah siap,” kata Reni pada Selasa, (15/9/2026).
Reni menargetkan jembatan tersebut kembali dibuka pada minggu ini. Hasil pengecekan kontruksi dan komunikasi dengan pihak penyedia menunjukkan jembatan telah siap digunakan.
“Kalau melihat dari kontruksi, kemudian beberapa hari lalu juga pernah ngobrol sama pihak penyedia, sepertinya sudah siap. Minggu ini sudah siap untuk dibuka dan digunakan,” katanya.
Maksimal 40 Orang Sekali Melintas
Meski segera dibuka, masyarakat diminta memperhatikan kapasitas jembatan. Reni menyebutkan, kapasitas aman jembatan maksimal sekitar 40 orang dalam satu waktu.
Pembatasan tersebut diterapkan untuk mengantisipasi guncangan yang dapat meningkat ketika jumlah pengguna terlalu banyak.
“Untuk amannya maksimal 40 orang. Kemarin saat diuji coba sekitar 20 orang dan kondisinya aman,” katanya.
Jembatan tersebut sebelumnya ditutup sejak awal tahun setelah kabel penahan mengalami kerusakan akibat pohon tumbang yang disertai angin kencang.
Perbaikan difokuskan pada bagian penahan kabel yang sempat bergeser. Sejumlah bagian dibongkar ulang, sementara struktur lainnya tetap dipertahankan.
“Dari segi struktur jembatan, yang diperbaiki adalah bagian kabel penahan jembatan. Ada beberapa bagian yang dibongkar ulang, sementara struktur lainnya tetap dipertahankan,” jelasnya.
Berdasarkan hasul pengecekan dan uji coba, kemampuan jembatan dalam menyangga beban masih dinilai memadai.
Penguatan pada bagian penahan dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kesiapan jembatan saat kembali dibuka.
Pohon di Sekitar Jembatan Ditata
Selain memperbaiki jembatan, DLHK Kota Depok melakukan penataan pohon di sekitar lokasi.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko pohon tumbang yang dapat mengganggu keamanan jembatan, terutama menjelang musim hujan.
“Pohon-pohon yang rimbun di sekitar lokasi sudah kami rapikan. Sebagian berada di lahan warga dan ada juga pohon yang perlu kami bantu tangani. Ini sebagai upaya agar tidak terjadi lagi pohon tumbang yang dapat mengganggu keamanan jembatan,” ungkapnya.
Setelah dibuka, Reni mengimbau masyarakat ikut menjaga fasilitas tersebut dan menggunakannya sesuai peruntukan sebagai jalur lintasan dan tidak direkomendasikan untuk kendaraan bermotor.
“Silakan digunakan semaksimal mungkin, tetapi tetap dijaga dan jangan dicorat-coret. Yang paling penting, digunakan sesuai fungsinya dan perhatikan keamanan serta keselamatan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan