Viral Ratusan Orang Geruduk Rumah Diduga Milik MC Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Bekasi
HAIJABAR.ID – Ratusan orang mendatangi rumah yang diduga milik pembawa acara Booth Newport Festival, Revnaldo Ega Siahaan, di kawasan Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi pada Selasa, (11/8/2026).
Kedatangan massa tersebut diduga berkaitan dengan viralnya tantangan atau challenge hafalan Al-Qur’an berhadiah minuman keras (miras) dalam acara The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara pada Minggu (9/8/2026).
Ratusan Orang Geruduk Rumah Diduga Milik MC Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Berdasarkan video yang terlihat, ratusan orang awalnya berkumpul di sekitar rumah yang diduga menjadi tempat tinggal Revnaldo.
Beberapa saat kemudian, massa tersebut terlihat berhasil masuk ke dalam rumah. Peristiwa itu kemudian menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana membenarkan adanya kedatangan sejumlah kelompok orang ke rumah tersebut.
Pihak kepolisian kemudian melakukan pengecekan bersama ketua lingkungan, Kapolsek, serta tim dari Polres Metro Bekasi Kota.
“Semalam ada beberapa kelompok orang yang mendatangi rumah yang diduga tempat tinggal. Namun, setelah dilakukan pengecekan dengan ketua lingkungan, didampingi oleh Kapolsek maupun tim dari Polres Metro Bekasi Kota, yang bersangkutan sudah tidak tinggal dan berdomisili di situ,” kata Putu, Rabu (12/8/2026).
Revnaldo Disebut Sudah 3 Bulan Tak Tinggal di Bekasi
Dari hasil pengecekan, polisi mendapatkan informasi bahwa Revnaldo sudah tidak tinggal di Kota Bekasi selama tiga bulan terakhir.
“Yang jelas, keberadaan yang bersangkutan sampai dengan tadi malam di-crosscheck, disaksikan perangkat lingkungan, tidak berdomisili di Kota Bekasi,” kata Putu.
Dengan demikian, rumah yang didatangi massa tersebut dipastikan bukan lagi temoat tinggal Revnaldo berdasarkan keterangan perangkat lingkungan setempat.
Putu pun mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan sendiri terkait persoalan tersebut. Ia meminta seluruh pihak menyerahkan proses penanganan kepada kepolisian.
“Kami mengimbau warga tetap tenang. Untuk penanganan telah dilakukan oleh pihak kepolisian,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan