HAIJABAR.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyambut baik bantuan 260 unit becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi bantuan tersbut, terutama karena penerima manfaaat diprioritaskan bagi para mengayuh becak lanjut usia (lansia).
Dadang meminta para penerima menjaga dan menggunakan becak listrik sesuai peruntukannya sebagai sarana mencari nafkah.
“Terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo Subianto atas nama rakyat Kabupaten Bandung, terutama 260 penerima manfaat becak listrik. Tolong dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Titip, jangan sampai dijual, ya. Ini salah satu aset yang diberikan khusus dari Pak Presiden,” ujar Dadang di Kabupaten Bandung, Senin (14/9/2026).
Pemkab Bandung Siapkan Penataan Becak Listrik
Untuk mendukung kelancaran operasional becak listrik, Pemkab Bandung berencana menyusun sejumlah regulasi penataan. Penataan tersebut mencakup penertiban pangkalan hingga penyediaan fasilitas pengisian daya baterai atau charger di sejumlah titik strategis.
Selain itu, Pemkab Bandung memberikan perlindungan sosial bagi para pengayuh becak melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
Dadang menyebut langkah tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerimanya.
“Saya optimistis, dengan adanya bantuan ini akan meringankan beban tenaga mereka. Mudah-mudahan dengan adanya migrasi dari yang tadinya diboseh (dikayuh) menjadi becak listrik, bisa lebih meningkatkan mata pencaharian penerima manfaat,” tuturnya.
260 Becak Listrik Disebar ke Seluruh Kabupaten Bandung
Dadang menjelaskan, 260 unit becak listrik pada tahap awal disebar ke seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Penerima diprioritaskan bagi para pengayuh becak yang sudah berusia lanjut.
Penyaluran becak listrik akan ditambah secara bertahap. Dadang juga sempat menjajal langsung kendaraan roda tiga tersebut, baik sebagai penumpang maupun dengan mengendarainya.
“Barusan mencoba jadi penumpangnya, nyaman. Empuk kasurnya, tidak geleser. Saya tadi coba juga jadi tukang becaknya, insyaAllah ini lebih ringan dan lebih sehat lagi untuk penerima manfaat,” pungkas Dadang.

Tinggalkan Balasan