Tukang Pilah Sampah di Bekasi Menang Pilkades, Kalahkan Kades Petahana 2 Periode


HAIJABAR.ID – Surya (46) seorang tukang pilah sampah, terpilih menjadi Kepala Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dalam Pilkades 2026. Ia berhasil mengalahkan calon petahana Subur Rustadi yang telah menjabat selama dua periode.
Surya meraih 4.107 suara, sedangkan Subur Rustadi memperoleh 4.015 suara. Surya unggul dengan selisih 92 suara.
Sehari-hari, Surya bekerja memilah sampah buangan pabrik. Barang yang masih memiliki nilai ekonomis dipisahkan untuk kemudian dijual kembali.
Surya mengatakan pencalonannya sebagai kepala desa didorong keinginan untuk membangun Desa Mekarwangi agar lebih baik dan sejahtera.
“Untuk mencalonkan sebagai kepala desa, memang saya punya misi-misi ke depan. Ya artinya misi saya itu untuk membangun Desa Mekarwangi agar lebih baik, kuat, sejahtera, dan transparan,” kata Surya pada Jumat, (25/9/2026).
Surya menyebut keinginannya maju dalam Pilkades bukan semata untuk mendapatkan jabatan. Ia ingin mengabdikan diri dan memberikan pelayanan kepada masyarakat Desa Mekarwangi.
“Karena prinsip saya bagaimana caranya saya bisa berguna untuk orang lain. Misalkan saya berani mencalonkan sebagai kepala desa, artinya saya itu ingin mengabdi ke masyarakat. Saat saya jadi, saya harus ngabdi ke masyarakat,’ kata Surya.
Kisah Surya seorang pemilah sampah terpilih menjadi kepala desa kemudian ramai dibicarakan di media sosial.
Surya mengaku tidak menyangka kisahnya menjadi perhatian luas. Ia juga sempat bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi setelah kisahnya viral.
Menurutnya, jabatan kepala desa, lurah hingga ketua RT merupakan amanat untuk melayani masyarakat. Karena itu, seorang pejabat tidak boleh berjarak dengan warga.
Kemenangan Surya juga mendapat dukungan dari keluarga dan masyarakat. Ia mengatakan istri serta keluarganya mendukung langkahnya maju dalam Pilkades.
“Kalau respons keluarga itu alhamdulillah semua keluarga mendukung, termasuk istri dan yang lainnya itu mendukung. Dan terus lagi untuk masyarakat, masyarakat itu alhamdulillah juga masyarakat itu banyak yang mendukung saya,” katanya.
Salah seorang tetangga Surya, Rangga (19), mengaku senang melihat Surya terpilih menjadi kepala desa.
Rangga mengatakan keinginan Surya untuk maju sebagai kepala desa juga pernah mendapat dorongan dari ayahnya yang telah meninggal dunia.
“Jujur senang karena emang awal tuh dia memang ngasih program ini tuh kan awalnya ngomong dari omongan ayah almarhum saya, almarhum bapak saya tuh kayak ngomong ke Surya tuh kayak, ‘Sur, kamu naik aja coba jadi lurah biar ngerasain kayak seorang pemimpin tuh kayak gimana’ gitu,” kata Rangga.
“Saya senang sekali. Saya juga nggak tahu sampai seviral ini. Mungkin karena emang rumah saya jelek atau gimana, mungkin itu kali. Dengan viralnya saya, dengan pekerjaan saya itu tukang pilah sampah, mungkin dari situ ya, nggak tahu juga saya. Sampai kemarin saya sempat dipanggil Dedi Mulyadi. Itu saya sempat menemui Kang Dedi Mulyadi, mungkin dengan lihat di medsos mungkin. Ya saya juga sangat-sangat senang sekali dengan kejadian seperti ini,” katanya.
Setelah terpilih, Surya mengatakan dirinya ingin menghapus perbedaan pilihan selama Pilkades. Ia ingin seluruh warga Mekarwangi bersatu untuk membangun desa.
“Harapan saya buat sekarang saat saya sudah menjadi kepala desa karena kan saya sekarang belum dilantik, saat saya udah dilantik, semua yang namanya masyarakat Mekarwangi itu menjadi masyarakat saya. Nggak ada lagi nomor 1 atau nomor 2, itu nggak ada. Ke depan semua itu masyarakat saya. Dan itu harus bener-bener kita bersatu untuk bagaimana caranya membangun Desa Mekarwangi,” katanya.