RSUD Sayang Cianjur Siapkan Layanan Khusus Bagi Cakades yang Depresi Usai Pilkades 2026


HAIJABAR.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, Jawa Barat, menyiapkan layanan dan ruangan khusus untuk menangani calon kepala desa (cakades) yang mengalami stres atau depresi akibat gagal dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.
Penanganan terhadap calon kepala desa yang mengalami gangguan psikologis tersebut akan diprioritaskan melalui layanan rawat jalan.
Pihak rumah sakit juga telah menyiapkan tenaga medis untuk memberikan pendampingan dan penanganan sesuai kondisi pasien.
Wakil Direktur Administrasi Umum RSUD Sayang Cianjur, Yusman Faisal mengatakan, pihaknya tidak menyediakan ruangan khusus yang dikosongkan untuk perawatan inap.
Namun, rumah sakit telah menyiapkan ruangan pelayanan serta tenaga medis untuk menangani calon kepala desa yang membutuhkan bantuan.
“Tidak ada ruangan yang secara khusus dikosongkan untuk rawat inap, pananganan calon kades yang stress atau depresi dilakukan dengan cara rawat jalan, dimana kami sudah menyiapkan ruangan pelayanan dan tenaga medisnya,” kata Yusman pada Jumat, (6/11/2026).
Untuk memastikan calon kepala desa mendapatkan penanganan yang sesuai, RSUD Sayang Cianjur telah menyiagakan sejumlah tenaga profesional, mulai dari dokter, psikolog hingga psikiater.
Apabila terdapat pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut, pihak rumah sakit akan berkoordinasi dengan keluarga untuk menempatkannya di ruang perawatan tunggal.
Langkah tersebut dilakukan agar pasien yang menjalani rawat inap tidak bercampur dengan pasien lain, sehingga penanganan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Terkait pembiayaan pengobatan, RSUD Sayang Cianjur akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur untuk menentukan skema pembiayaan bagi calon kepala desa yang membutuhkan penanganan medis.
Yusman menjelaskan, pembiayaan tersebut mengacu pada kesepakatan pemerintah daerah sebagaimana yang telah diterapkan pada pelaksanaan Pilkades sebelumnya.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinkes terkait pembiayaan, seperti tahun sebelumnya pembiayaan ditanggung pemerintah daerah sesuai kesepakatan,” jelas dia.
Sebagai informasi, Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Cianjur akan dilaksanakan secara digital pada Minggu, 8 November 2026.
Pemilihan tersebut digelar di 47 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Cianjur dengan jumlah peserta sekitar 160 calon kepala desa.
Pemerintah daerah melalui RSUD Sayang Cianjur menyiapkan layanan kesehatan sebagai langkah antisipasi apabila terdapat calon kepala desa yang membutuhkan pendampingan psikologis setelah mengikuti kontestasi pemilihan.