HAIJABAR.ID – Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Layungsari, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Jumat (14/8/2026) malam.
Seorang ibu bernama Novi (40) meninggal dunia setelah kembali masuk ke rumah yang terbakar karena mengira anaknya masih terjebak di dalam.
Ibu Muda di Bogor Tewas Usai Kembali ke Rumah Terbakar Demi Selamatkan Anak
Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat warga sekitar panik. Sejumlah warga kemudian berupaya membantu proses pemadaman sekaligus mengevakuasi penghuni rumah yang diduga masih berada di dalam bangunan.
Salah satu tetangga korban, Tiar (30), mengatakan dirinya langsung menuju lokasi setelah mendengar warga meminta pertolongan karena terdapat anak kecil di dalam rumah.
“Saya awalnya dari rumah bersama keluarga. Tidak lama kemudian ada yang meminta tolong karena ada anak kecil. Saat saya berlari ke lokasi, ternyata api sudah membesar,” kata Tiar.
Bersama warga lainnya, Tiar kemudian berusaha masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan penghuni yang masih terjabak.
“Di dalam kamar saya masuk dan menyelamatkan ibu-ibu. Saya membawa ibu dan anak-anak keluar. Untuk yang lainnya saya tidak tahu,” katanya.
Sempat Berhasil Dievakuasi
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Teifilo Patricio Frietes, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menurut Teofilo, korban bernama Novi dan diperkirakan berusia sekitar 40 tahun. Korban sebenarnya sempat berhasil diselamatkan dari rumah yang terbakar.
Namun, Novi kembali masuk ke dalam bangunan karena mengira anaknya masih berada di dalam rumah.
“Satu korban tewas atas nama Novi, usianya sekitar 40-an tahun. Korban ini sempat diselamatkan, tetapi masuk lagi karena mengira anaknya masih terjebak di dalam,” kata Teofilo.
Novi kemudian meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Api Membesar di Permukiman Padat
Kebakaran terjadi di kawasan permukiman yang cukup padat. Kondisi tersebut membuat kobaran api berpotensi cepat menjalar sekaligus menyulitkan proses evakuasi penghuni rumah.
Warga yang berada di sekitar lokasi turut bergotong royong membantu proses penyelamatan sebelum petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan lebih lanjut.
Peristiwa tersebut menjadi duka bagi warga sekitar, terlebih korban diketahui sempat berhasil keluar dari rumah namun kembali masuk demi menyelamatkan anak yang diyakininya masih berada di dalam.

Tinggalkan Balasan