HAIJABAR.ID – Aksi tawuran antarpelajar kembali terjadi di Kabupeten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa yang terjadi di wiilayah Pamijahan ini mengakibatkan seorang pelajar mengalami luka bacok di bagian perut.

Insiden tersebut terjadi pada Senin, (20/7/2026) malam. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara kepolisian terus mendalami kronologi dan peran masing-masing pelajar yang diamankan.

Satu Pelajar Dibacok Saat Tawuran di Bogor

Kapolsek Cibungbulang Kompol Iwan Wahyudi mengatakan, tawuran tersebut mengakibatlan satu pelajar mengalami luka akibat sabetan senjata tajam di bagian perut.

“Dalam kejadian tersebut, satu orang pelajar dilaporkan mengalami lupa pada bagian perut,” kata Iwan dalam keterangan tertulis pada Rabu, (22/7/2026).

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, kondisinya masih terus dipantau oleh tim medis.

“Korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis di RSUD Leuwiliang, sementara kondisi dan perkembangan kesehatannya terus dipantau,” jelasnya.

Polisi Amankan 11 Pelajar

Menindaklanjuti laporan dari warga, polisi kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan.

Dari hasil penanganan awal, petugas mengamankan 11 pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut.

“Dalam penanganan tersebut, petugas mengamankan 11 pelajar yang diduga terlibat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”jelas Iwan.

Seluruh pelajar yang diamankan kini masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui keterlibatan masing-masing dalam insiden tersebut.

Polisi Dalami Kronologi dan Peran Para Pelaku

Hingga kini, kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak-pihak yang terlibat guna mengungkap kronologi lengkap tawuran tersebut.

Menurut Iwan, penyelidikan dilakukan untuk memastikan fakta-fakta di lapangan sekaligus megidentifikasi peran masing-masing pelajar yang diamankan.

“Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara utuh kronologi kejadian serta peran masing-masing pihak yang terlibat,” pungkasnya,