Kades Wadas Tagih Janji Dedi Mulyadi Perbaiki Akses Tol Karawang Barat yang Rusak
HAIJABAR.ID – Kepala Desa (Kades) Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jujun Junaedi, menagih janji Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk segera merealisasikan perbaikan jalan rusak di sepanjang akses Gerbang Tol Karawang Barat.
Permintaan itu disampaikan menyusul tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang diduga dipicu kondisi jalan bergelombang.
Jujun mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat karena membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor.
Ia berharap perbaikan segera dilakukan, setidaknya dengan meratakan jalan yang bergelombang agar risiko kecelakaan dapat ditekan.
“Harapan saya sebagai kepala desa, karena sering terjadi kecelakaan diakibatkan jalan bergelombang, mohon segera dilakukan pekerjaan dulu. Minimal jalan yang bergelombang dibaguskan dulu, jangan dibiarkan seperti ini. Kalau terjadi korban, masyarakat dan pengguna jalan sendiri yang dirugikan,” kata Jujun pada Selasa, (7/7/2026).
Empat Titik Jalan Dinilai Paling Berbahaya
Berdasarkan pemetaan di lapangan, Pemerintah Desa Wadas mencatat sedikitnya terdapat empat titik jalan bergelombang yang dinilai paling rawan memicu kecelakaan.
Lokasi tersebut berada di
- Samping Sindang Reret
- Samping Masjid Al-Ghamar
- Depan Mitra 10
- Serta di dekat Kantor Pajak.
Menurut Jujun, titik-titik tersebut perlu segera diperbaiki karena setiap hari dilalui kendaraan dengan volume lalu lintas yang cukup tinggi.
Kades Wadas Tagih Janji Dedi Mulyadi
Jujun juga mengingatkan komitmen Dedi Mulyadi yang pernah disampaikan pada Januari 2026 untuk mengambil alih penanganan akses Tol Karawang Barat menggunakan anggaran murni Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Saat itu, Dedi menyebut pembangunan Jembatan Badami menjadi salah satu prioritas yang kini telah mulai dikerjakan.
Selain itu, perbaikan jalan dari Gerbang Tol Karawang Barat hingga kawasan pabrik es juga dijanjikan akan ditangani pemerintah provinsi.
“Ya, yang pertama akan membangun Jembatan Badami. Itu kanan-kiri alhamdulillah saya sudah lihat, di sana sudah mulai dikerjakan. Nah, yang ke sininya dari mulai akses Gerbang Tol Karawang Barat sampai pabrik es itu juga akan dikerjakan oleh Provinsi Jawa Barat.”
Jujun berharap janji tersebut segera direalisasikan agar tidak terus memakan korban di jalan.
“Jangan ini dibiarkan gitu ya. Kan tahu sendiri kalau terjadi korban itu, masyarakat sendiri yang menjadi korbannya sendiri, termasuk pengguna jalan yang sering menggunakan akses Karawang Barat,” tegasnya.
Minta Drainase Juga Dibangun
Selain meminta perbaikan kontur jalan, Pemerintah Desa Wadas juga mengusulkan pembangunan drainase di sisi kanan dan kiri jalan.
Selama ini, air yang mengalir dari badan jalan langsung meluap ke area persawahan milik warga sehingga dikhawatirkan berdampak terhadap lahan pertanian.
“Kalau sekarang kan air ini masih merambah. Tentunya yang dirugikan rata-rata masih pesawahan dan petani. Karena air dari jalan itu pasti mengandung kandungan B3,” pungkas Jujun.

Tinggalkan Balasan