Dua Pria Penyuka Sesama Jenis di Bogor Produksi Video Porno dan Dijual, Polisi Ungkap Raup Rp19 Juta


HAIJABAR.ID – Polisi mengungkap dua pria penyuka sesama jenis yang diduga memproduksi dan memperjualbelikan video porno di Kabupaten Bogor. Keduanya disebut telah membuat sekitar 20 video sejak Juli 2026 dan meraup sekitar Rp19 juta dari penjualan konten tersebut.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo mengatakan video yang viral di media sosial merupakan salah satu dari sekitar 20 video yang telah diproduksi kedua pelaku.
“Dan mereka sudah melakukan aktivitas perekaman ataupun produksi itu sejak bulan Juli 2026,” kata Anggi dalam keterangan pada Senin, (21/9/2026).
Video tersebut kemudian disebarkan melalui media sosial dan diperjualbelikan di grup komunitas gay. Polisi menyebut konten tersebut ditawarkan dengan harga sekitar Rp 150 ribu untuk akses ke grup yang menyediakan video.
“Dan disebar ke platform sosial media, dikomersilkan kurang lebih untuk memasuki daripada komunitas atau grup untuk penjualan video tersebut itu Rp 150 ribu,” ungkapnya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, polisi menemukan kedua pelaku telah memperoleh belasan juta rupiah dari aktivitas tersebut. Nilai uang yang berhasil dihimpun hingga keduanya diamankan mencapai sekitar Rp19 juta.
“Dan sampai dengan saat diamankannya, itu kurang lebih sudah terkumpul berdasarkan data yang berhasil diperoleh oleh penyidik kurang lebihnya Rp 19 juta,” jelasnya.
Anggi mengatakan jumlah tersebut menunjukkan adanya banyak anggota yang bergabung ke dalam grup media sosial untuk mengakses video yang diproduksi kedua pelaku.
“Artinya ada banyak yang dia ikut join ke dalam grup di sosial media tersebut untuk mengakses daripada video yang mereka hasilkan,” sambungnya.
Polisi menyebut kedua pelaku tidak hanya merekam konten tersebut di wilayah Kabupaten Bogor. Aktivitas perekaman juga dilakukan di sejumlah lokasi lain, termasuk Jakarta dan Depok.
“Adapun dari video yang mereka buat, itu mereka melakukan perekaman di berbagai tempat. Tidak terbatas hanya di Bogor, di daerah Leuwiliang, tapi juga di Jakarta, kemudian Depok,” tuturnya.
Kasus tersebut terungkap setelah video adegan seksual sesama lelaki viral di media sosial. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga mengamankan kedua pria yang berada dalam video tersebut.
“Perihal peristiwa tersebut kita tindaklanjuti dan sudah kami amankan kedua orang yang ada dalam video tersebut,” kata Anggi saat dikonfirmasi terkait video yang viral, Jumat (18/9).
Dalam video yang beredar, tampak dua pria berboncengan sepeda motor melintasi jalan pedesaan. Keduanya kemudian terlihat berhenti di sebuah minimarket dan keluar membawa barang yang disebut menyerupai tisu.
Polisi masih mendalami aktivitas produksi dan distribusi konten yang dilakukan kedua pelaku.
Unggahan video penyuka sesama jenis melalui konten a day in my life tersebut yang viral menuai berbagai tanggapan dari warganet.
“Tolol emg,, ga ush pake d blur mukanya. Kepalang malu²in,” tulis akun @tie***
“Malu maluin orang Bogor aja lu tolol,” tulis @bos***
“Nauzubillah min dzalik,” tulis @chaul***