HAIJABAR.ID – Setelah tiga tahun diperjuangkan, pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 02 Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akhirnya mulai direalisasikan tahun ini.

Kehadiran sekolah negeri baru tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat sekitar.

Kepala Seksi Pelayanan/Subkor Sarana dan Prasarana pada Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Jawa Barat Wilayah 3 Parhan Firmansyah mengatakan pembangunan saat ini telah memasuki tahap pelaksanaan.

“Saat ini pembangunan sudah masuk tahap pelaksanaan. Insya Allah besok kamus akan dilakukan mutual check,” kata Parhan Firmansyah pada Rabu, (2/9/2026).

Menurut Parhan, pembangunan USB SMAN 02 Karangbahagia menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pendidikan jenjang SMA yang lebih mudah dijangkau.

Setelah 3 Tahun Diperjuangkan

Pembangunan sekolah baru tersebut dapat dilakukan setelah seluruh proses terkait ketersediaan lahan diselesaikan.

Sebelumnya, masyarakat sekitar telah memperjuangkan usulan pembangunan sekolah tersebut selama tigaa tahun.

“Masyarakat sangat antusias dan senang karena usulan mereka setelah tiga tahun akhirnya terealisasi. Tahun ini USB SMA Negeri 2 Karangbahagia mulai dibangun,” katanya.

Parhan mengapresiasi dukungan masyarakat dan DPRD Kabupaten Bekasi, khususnya Komisi IV, yang turut mendorong pembangunan sekolah. Pemkab Bekasi juga berperan dalam memfasilitasi penyediaan lahan.

Ia menjelaskan, proses penyediaan lahan tidak sederhana. Lahan yang sebelumnya merupakan fasilitas sosial dan umum milik pengembang harus melalui sejumlah tahapan hingga aset pemerintah sebelum kemudian dihibahkan untuk pembangunan sekolah.

“Dari tanah milik developer, kita kawal sampai serah terima dengan Pemkab Bekasi. Setelah menjadi milik Kabupaten Bekasi, baru dilakukan hibah ke Pemprov Jabar,” jelasnya.

Status lahan yang telah resmi menjadi milik pemerintah diharapkan membuat pembangunan USB SMAN 02 Karangbahagia berjalan tanpa persoalan administrasi lahan maupun sengketa hukum di kemudian hari.

Siswa Sementara Belajar di SMA 1 Cikarang Utara

Pemprov Jawa Barat tahun ini juga berencana membangun satu ruang rombongan belajar (rombel) baru untuk melengkapi dua rombel yang telah tersedia.

Penambahan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kuantitas peserta didik baru pada tahun ajaran berikutnya.

Selama pembangunan berlangsung, siswa SMAN 02 Karangbahagia sementara dititipkan di SMA Negeri 1 Cikarang Utara.

Penempatan tersebut mempertimbangkan jarak, ketersediaan tenaga pendidik, ruang kelas, serta fasilitas pembelajaran.

“Lokasinya lebih dekat, kemudian gurunya banyak di sana. Ketersediaan ruang kelas juga mencukupi dan fasilitasnya sangat mumpuni. Kami ingin siswa yang saat ini dititipkan di SMA 1 Cikarang Utara bisa belajar dengan fokus, walaupun sekolahnya sedang dalam proses pembangunan,” katanya.

Selain pembangunan fisik, perangkat pengelola sekolah juga mulai disiapkan. Kepala sekolah telah disiapkan melalui penunjukan Pelaksana tugas (Plt), sementara kebutuhan staf akan dipersiapkan secara bertahap.

“Kita berharap kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan makin terpenuhi. Kehadiran sekolah baru ini juga diharapkan memberikan pilihan pendidikan yang lebih dekat bagi masyarakat sekaligus mengurangi kesulitan peserta didik dalam memperoleh akses ke jenjang SMA Negeri,” kata dia.