HAIJABAR.ID – Pertandinganfinal sepak bole antarkampung (takram) di Lapangan Cibunar, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sempat diwarnai keributan antarpendukung pada Minggu, (30/8/2026).

Keributan terjadi setelah salah satu pihak pendukung mempertanyakan keputusan wasit yang menganggap salah satu gol tim Cibunar sebagai offside.

Aparat gabungan kemudian turun tangan untuk melerai kedua pihak dan melakukan mediasi.

Kapolsek Tenjo Iptu Hendrik Hartono mengatakan keributan terjadi saat pertandingan memasuki babak final. Meski sempat terjadi kericuhan, tidak ada korban yang mengalami pemukulan.

“Benar kejadian tersebut ada di final, namun tidak ada yang menjadi korban pukul atau apa pun,”  kata Hendrik pada Senin, (31/8/2026).

Suporter Protes Keputusan Wasit

Hendrik menjelaskan, keributan bermula dari keputusan hakim garis yang mengangkat bendera tanda offside sebelum tim Cibunar.

“Jadi ricuh itu karena keputusan hakim garis yang mengangkat bendera tarkait offside sebelum gol dari tim Cibunar,” katanya.

Saat keributan terjadi, aparat gabungan langsung berupaya melerai kedua pihak. Petugas kemudian mencari jalan keluar dengan memeriksa rekaman pertandingan yang tersedia.

Kebetulan, terdapat pihak yang merekam jalannya pertandingan. Rekaman tersebut kemudian digunakan untuk memastikan apakah keputusan wasit terkait posisi offside sudah tepat atau tidak.

Polisi Cek Rekaman Pertandingan

Hendrik mengatakan dirinya kemudian memanggil kapten dan manajer dari kedua tim untuk bersama-sama melihat rekaman pertandingan.

“Akhirnya setelah saya panggil kedua kapten sama manajernya, saya bilang oke kita sama-sama lihat video,” jelasnya.

Setelah rekaman diperiksa, keputusan wasit dinyatakan tepat. Rekaman menunjukkan bahwa pemain memang berada dalam posisi offside sebelum gol tercipta.

“Akhirnya dilihat di video benar offside, dan kedua tim saling menerima dengan bukti yang ada di video. Akhirnya bisa diselesain dengan beres, finalnya aman,” pungkasnya.

Dengan adanya mediasi dan bukti rekaman pertandingan, kedua pihak akhirnya menerima keputusan tersebut.

Keributan pun berhasil diredam sehingga pertandingan final dapat diselesaikan dengan aman.

Tanggapan Warganet

Aksi ricuh tersebut juga videonya sudah tersebar dimedia sosial dan menuai beragam tanggapan dari warganet.

“Laporkan tindakan penganiayaan pak wasit. Bawa ke ranah hukum,” tulis akun @genaro***

“Visum set , lumayan dapat denda banyak berapa okunum pemukulan. jangan damai harus kena denda yg pemukulan,” tulis @jembret***