HAIJABAR.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menata kawasan kuliner Cibadak, Cihapit, dan Pasar Baru.
Penataan dilakukan untuk menjaga aktivitas usaha tetap hidup sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih tertib dan nyaman.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatajan penataan dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjaga ketertiban ruang publik pada 26 Agustus 2026.
Farhan menegaskan kawasan kuliner tetap menjadi penggerak ekonomi dan pariwisata sehingga pelaku usaha perlu mendapat ruang untuk berkembang.
“Betul Cihapit pusat kawasan kuliner, tapi kalau tidak tertib ya kita tertibkan,” kata Farhan.
Penataan Kawasan Kuliner Bandung Libatkan Pelaku Usaha
Farhan menjelaskan penataan kawasan kuliner tidak hanya dilakukan melalui penerbitan. Pemkot Bandung juga mengutamakan dialog dengan para pelaku usaha untuk mencari lokasi aktivitas yang lebih sesuai.
“Rencananya akan ditertibkan. Lalu kemudian kita akan ajak dialog para pelakunya untuk, ‘sok yuk cari tempat yang membuat taman tetap bagus sehingga menikmati hidangan makanan juga lebih enak,’ ” katanya.
Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat kini berkoordinasi untuk menyiapkan teknis penataan sejumlah kawasan kuliner yang menggunakan ruang publik.
“Pelaksanaannya nanti, kita lagi koordinasi sama provinsi,” katanya.
Bangunan Permanen dan Semi Permanen Akan Ditertibkan
Farhan mengatakan kawasan kuliner yang memanfaatkan ruang publik nantinya akan menerapkan prinsip datang bersih dan pulang bersih.
Konsep tersebut diterapkan untuk mencegah keberadaan bangunan permanen maupun semi permanen yang berpotensi menganggi fungsi ruang publik.
“yang permanen dan semi permanan akan dikategorikan sebagai bangunan liar. Solusinya, bisa lihat di Cihampelas dan Lengkong Kecil. Nanti beberapa titik akan menjadi seperti itu,” jelasnya.
Penataan tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat tanpa menghilangkan aktivitas ekonomi para pelaku kuliner yang selama ini turut menghidupkan kawasan.
Pasar Baru Disiapkan Jadi Pusat Kuliner Baru
Selain menata kawasan Cibadak dan Cihapit, Pemkot Bandung juga menyiapkan kawasan Pasar Baru sebagai pusat kuliner baru.
Langkah tersebut dilakukan untuk kembali menggerakan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut sekaligus menjadikannya salah satu tujuan kuliner di Kota Bandung.
“Pasar Baru itu dari sejak belokan Kebon Jati ke arah kanan sampai ketemu dengan Sudirman akan jadi pusat kuliner juga. Supaya hidup lagi,” katanya.
Penataan kawasan kuliner Cibadak, Cihapit, dan Pasar Baru diarahkan untuk menciptakan lingkungan usaha yang lebih tertib, nyaman, dan menarik.
Selain itu, kawasan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Bandung.
Pemkot Bandung berharap dialog bersama pelaku usaha serta koordinasi lintas pemerintahan dapat menghasilkan kawasan kuliner yang tetap aktif tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan ruang publik.
“Dengan kolaborasi dan dialog bersama pelaku usaha, kita bisa menghasilkan kawasan kuliner yang nyaman, tertib dan bisa menarik wisatawan,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan