HAIJABAR.ID – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi mendorong masyarakat untuk memanfaarkan peluang kerja di luar negeri.

Langkah tersebut dilakukan karena minat masyarakat Kota Bekasi untuk bekerja di luar negeri masih tergolong rendah.

Kepala Dinaker Kota Bekasi Dzikron mengatakan pihaknya terus menjalin kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) maupun penyalur tenaga kerja untuk mempersiapkan calon pekerja yang ingin bekerja di luar negeri.

Selain itu, Disnaker Kota Bekasi juga berkoordinasi dengan Kementrian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk mengikuti berbagai program ketenagakerjaan yang tersedia.

“Untuk peluang kerja di luar negeri itu terbuka, tapi peminatnya masih sepi. Nah ini yang sedang terus kita dorong dengan menjalin kerjasama dan kolaborasi berbagai pihak,” kata Dzikron pada Minggu, (23/8/2026).

Jepang Jadi Salah Satu Tujuan

Dzikron mengatakan peluang kerja bagi masyarakat Kota Bekasi di luar negeri saat ini cukup terbuka. Salah satu negara yang menjadi tujuan adalah Jepang.

Untuk memanfaatkan peluang tersebut, Disnaker Kota Bekasi menggencarkan pelatihan tenaga kerja berbasis kompetensi. Calon tenaga kerja juga disiapkan agar memiliki kemampuan bahasa asing.

“Guna memanfaatkan peluang tersebut Disnaker menggencarkan pelatihan tenaga kerja berbasis kompetensi. Termasuk mempersiapkan calon tenaga kerja agar fasih berbahasa asing,” katanya.

Disnaker Bekasi Berupaya Tekan Pengangguran

Dzikron berharap semakin banyaknya peluang kerja yang tersedia dapat membantu menekan angka pengangguran di Kota Bekasi. Saat ini, angka pengangguran di wilayah tersebut masih berada di kisaran 7 persen.

“Kita terus upayakan agar semakin hari semakin turun jumlah pengangguran di Kota Bekasi. Berbagai upaya kita lakukan, mulai dari membuka peluang kerja ke luar negeri, pemegangan dan upaya-upaya lainnya,” katanya.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program, mulai dari membuka akses kesempatan kerja ke luar negeri, pemagangan, hingga pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan kesiapan calon tenaga kerja.