HAIJABAR.ID – Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) mendorong sekolah yang masih kekurangan fasilitas untuk memanfaatkan program revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat.

Program tersebut dinilai menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan, khususnya sekolah yang kekurangan ruang kelas maupun memiliki bangunan dengan kondisi rusak.

Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Disdikpora Cianjur, Rifki Mohammad Ramdan, mengatakan ketersediaan fasilitas yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang optimal.

“Revitalisasi satuan pendidikan merupakan program strategis dalam upaya pemenuhan sarana prasarana pembelajaran guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” kata Rifki pada Senin, (17/8/2026).

Fasilitas Sekolah di Cianjur Masih Terbatas

Menurut Rifki, ruang kelas yang aman dan layak sangat dibutuhkan agar siswa meupun guru dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar denga nyaman.

Karena itu, Disdikpora Cianjur meminta sekolah yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana segera mengajukan usulan perbaikan melalui program revitalisasi tersebut.

Fokus utama diberikan kepada sekolah yang mengalami kekurangan ruang kelas serta bangunan yang mengalami kerusakan sedang hingga berat.

“Kami mendukung penuh program tersebut dengan mendorong seluruh satuan pendidikan, khususnya yang memiliki keterbatasan sarpras, seperti kekurangan ruang kelas maupun kondisi ruang kelas rusak sedang atau berat, agar dapat mengakses program revitalisasi satuan pendidikan,” katanya.

Pemkab Cianjur Dampingi Pengajuan Bantuan

Disdikpora Cianjur juga memberikan pendampingan kepada sekolah dalam proses pengajuan usulan revitalisasi.

Pemerintah daerah terlebih dahulu melakukan pendataan kondisi sekolah di lapangan sebelum mengusulkan calon penerima bantuan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan nantinya sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah.

Pihak sekolah juga diminta menyampaikan kondisi bangunan dan fasilitas secara transparan agar proses verifikasi dapat berjalan dengan baik.

“Disdikpora berupaya agar program tersebut berjalan optimal di Kabupaten Cianjur dengan mamaksimalkan usulan seluruh sekolah yang layak dan sesuai dengan kriteria agar dapat dibantu melalui program revitalisasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” kata Rifki.

Diharapkan Kurangi Kesenjangan Fasilitas Sekolah

Pemkab Cianjuar berharap program revitalisasi dapat membantu mengurangi kesenjangan fasilitas pendidikan antardaerah.

Perbaikan sarana dan prasarana sekolah dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Rifki menilai kolaborasi antara sekolah, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat menjadi kunci agar bantuan dapat diberikan segera tepat sasaran.

“Harapannya sekolah-sekolah yang memang memiliki kebutuhan dan memenuhi kriteria dapat memperoleh dukungan melalui program revitalisasi, sehingga pemenuhan sarana prasarana pendidikan di Cianjur dapat semakin merata,” tandasnya.