Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Tak Sadar Korban Terseret Puluhan Meter
HAIJABAR.ID – Seorang mahasiswa berinisial A mengaku tidak menyadari telah menabrak anggota Sabhara Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara, hingga korban dilaporkan terseret puluhan meter di jalan.
A diketahui mengemudikan mobil dalam kondisi mabuk setelah mengonsumsi minuman keras di kawasan Simpang Lima, Kota Bandung.
Peristiwa tabrak lari tersebut terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Merdeka, tepatnya di depan El Royale, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Kecelakaan itu menyebabkan Aiptu Asep Suhara meninggal dunia.
Saat kejadian, A tidak sendirian. Di dalam mobil yang dikemudikannya terdapat dua prajurit TNI, yakni Prada A dan Prada V. Polisi menegaskan, mobil tersebut dikemudikan oleh A yang merupakan warga sipil.
Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung
Pengakuan A disampaikan saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendatangi Mapolrestabes Bandung dalam konferensi pers terkait perkara tersebut, Selasa, (11/8/2026).
A yang merupakan mahasiswa semester lima di salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung mengaku mengonsumsi minuman keras sebelum mengemudikan mobil.
“Iya betul, malam itu saya mengendarai mobil dalam keadaan mabuk. Minumnya di kedai Simpang Lima, saat minum ada lebih dari lima orang,” kata A.
Setelah minum, A kemudia meminjam mobil milik temannya yang merupakan anggota TNI berinisal A. Ia mengaku meminjam kendaraan tersebut dengan alasan hendak membeli rokok.
“Dari kedai, saya meminjam mobil teman saya yang merupakan anggota TNI berinisial A untuk membeli rokok,” katanya.
Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi mengatakan, saat kecelakaan terjadi, A bersama dua anggota TNI berada di dalam kendaraan.
“Pada saat kejadian terjadinya laka lantas itu bertiga. Sudah kami mintakan keterangannya semua dua orang itu,” kaya Dedi pada Rabu, (12/8/2026).

Tinggalkan Balasan