Jelang Pilkades 2026 di 154 Desa, MUI Bekasi Imbau Warga Hindari Politik Uang dan Hoaks


HAIJABAR.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyerukan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2026 berlangsung damai dan bermartabat.
Imbauan tersebut disampaikan menjelang pemungutan suara yang akan digelar pada Minggu, (20/9/2026) di 154 desa se-Kabupaten Bekasi.
Seruan itu tertuang dalam imbauan resmi MUI Kabupaten Bekasi Nomor 05/MUI/KAB-BKS/IX/2026 tentang Pilkades Damai.
Imbauan dikeluarkan dengan mempertimbangkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif setelah tahapan masa tentang kampanye.
Ketua Umum MUI Kabupaten Bekasi, Prof KH Mahmud mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan baik sesuai pilihan masing-masing.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik sesuai pilihan masing-masing,” kata Mahmud pada Jumat, (18/9/2026).
Ia meminta masyarakat tetap menjaga persatuan meski memiliki pilihan berbeda. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi yang perlu disikapi secara dewasa dan bertanggung jawab.
“Mari kita menjaga persatuan dan kesatuan, ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah di atas perbedaan pilihan,” ucapnya.
MUI Kabupaten Bekasi juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi praktik politik uang, ujaran kebencian, serta penyebaran informasi bohong atau hoaks selama tahapan Pilkades berlangsung.
“Hindari risywah (politik uang), ujaran kebencian dan hoaks. Perbedaan pilihan harus kita hormati sebagai bagian dari demokrasi yang bermartabat,” katanya.
Mahmud menyebut masyarakat memiliki peran penting dalam menentukan pemimpin desa untuk periode berikutnya. Karena itu, hak pilih diharapkan digunakan secara bertanggung jawab dengan mempertimbangkan integritas dan kepedulian calon terhadap masyarakat.
“Pilihlah pemimpin yang beriman, bertakwa, jujur, amanah, adil dan peduli terhadap kemaslahatan umat,” ujarnya.
Mahmud yang juga pernah menjabat Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung periode 2015-2023 mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemungutan suara.
Ia berharap pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bekasi dapat berlangsung secara jujur, adil, damai dan bermartabat.
Mahmud juga berharap seluruh tahapan pemilihan berjalan lancar serta menghasilkan pemimpin desa yang mampu menjalankan amanah dan mengutamakan kemaslahatan masyarakat.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan menghadirkan pemimpin terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” kata dia.