Isu Duet KDM-Gibran di Pilpres 2029, KDM: Lagi Mikir Jadi Gubernur yang Sukses


HAIJABAR.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau biasa disapa KDM buka suara soal isu dirinya akan berduet dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029.
Dedi menegaskan belum memikirkan agenda politik tersebut dan memilih fokus menjalankan tugasnya sebagai gubernur.
Dedi menyampaikan hal itu saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung pada Selasa, (22/9/2026). Ia mengatakan saat ini yang menjadi perhatiannya adalah bagaimana menjalankan pemerintahan Jawa Barat dengan baik.
“Kita lagi mikir bagaimana jadi gubernur yang sukses. Tidak mikir yang lain,” kata Dedi.
Dedi juga menegaskan belum ada arah politik yang mengarah pada kemungkinan duet dengan Gibran untuk Pilpres 2029.
Ia mengatakan belum memikirkan agenda politik jangka panjang dan saat ini masih berkonsentrasi pada pekerjaannya sebagai Gubernur Jawa Barat.
“Pokoknya tidak ada, hari ini saya berfokus bekerja aja memberikan yang terbaik. Kita belum mikir terlalu jauh,”kata Dedi.
Saat kembali ditanya mengenai kemungkinan dirinya maju dalam Pilpres 2029, Dedi menjawab santai.
“Mikir besok punya pacar atau tidak saja belum kepikiran,” katanya.
Isu mengenai kemungkinan duet Dedi-Gibran muncul di tengah masuknya nama Dedi dalam sejumlah survei terkait tokoh yang diukur untuk Pilpres 2029.
Namun, hasil survei tersebut merupakan gambaran pilihan responden pada waktu survei dilakukan, bukan pernyataan bahwa tokoh-tokoh tersebut telah mencalonkan diri.
Dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026, Dedi memperoleh 35 persen dalam simulasi semi-terbuka dengan 20 nama.
Sementara itu, Prabowo Subianto tercatat 14,5 persen, Anies Baswedan 8,2 persen, dan Gibran Rakabuming Raka 7,7 persen.
Nama Dedi juga muncul dalam survei Media Survei Nasional (Median) dengan periode pengumpulan data 21 Juli-2 Agustus 2026.
Dalam simulasi semi-terbuka, Dedi tercatat memperoleh 20,6 persen, sedangkan dalam simulasi terbuka sebesar 19,8 persen.
Meski namanya mulai muncul dalam survei, Dedi hingga kini menyatakan fokusnya masih pada tugas sebagai Gubernur Jawa Barat dan belum memikirkan kontestasi Pilpres 2029.