HAIJABAR.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi resmi menuntaskan proses pemisahan aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor layanan air bersih dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Sebanyak 8 aset wilayah pelayanan milik Perumda Tirta Bhagasasi kini telah diserahkan kepada Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi.

Sebagai kompensasi atas pengaliham aset tersebut, Pemkab Bekasi menerima dana sebesar Rp 155 miliar dari Pemkot Bekasi.

Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut amanat peraturan perundang-perundangan yang mengatur bahwa kepemilikan BUMD hanya dapat dimiliki oleh satu pemerintah daerah.

Dua aset terakhir yang diserahterimakan pada Senin, (20/7/2026) meliputi Kantor Pelayanan Cabang Poncol dan Kantor Pelayanan Pondok Ungu, sekaligus menandai rampungnya seluruh proses pemisahan aset layanan air bersih antara kedua daerah.

Penataan BUMD untuk Tingkatkan Pelayanan Air Bersih

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan proses penataan pengelolaan Perumda Tirta Bhagasasi dan Tirta Patriot merupakan tahapan penting yang membutuhkan komitmen serta komunikasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi.

“Proses penataan pengelolaan Tirta Bhagasasi dan Tirta Patriot merupakan tahapan penting yang memerlukan komitmen serta komunikasi yang baik antara kami dengan Pemkot Bekasi,” kata Asep di Bekasi, Senin (20/7/2026).

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mengawal proses pemisahan aset hingga selesai, mulai dari jajaran pemerintah daerah, Perumda Tirta Bhagasasi, Perumda Tirta Patriot, hingga pihak-pihak terkait lainnya.

Menurutnya, meski proses tersebut diwarnai berbagai tantangan dan dinamika, seluruh tahapan akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.

Asep berharap setelah pemisahan aset dan wilayah pelayanan selesai, kualitas layanan air bersih kepada masyarakat justru semakin meningkat.

“Jangan sampai masyarakat merasakan adanya hambatan ataupun penurunan kualitas pelayanan. Justru inilah momentum untuk terus meningkatkan profesionalisme, mempercepat pelayanan, dan memberikan kepastian kepada seluruh pelanggan,” ujarnya.

Delapan Aset Diserahkan, Tirta Bhagasasi Kehilangan 80 Ribu Pelanggan

Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi Reza Luthfi Hasan menjelaskan penyerahan Cabang Poncol dan Pondok Ungu melengkapi proses pengalihan delapan kantor pelayanan kepada Perumda Tirta Patriot.

Sebelumnya, pada Juli 2025, Perumda Tirta Bhagasasi telah menyerahkan aset Cabang Rawalumbu dan Kantor Cabang Pembantu Setiamekar.

Sementara sepanjang 2023-2024, empat aset lainnya yang dialihkan meliputi Cabang Wisma Asri, Harapan Baru, Pondokgede, dan Rawatembaga.

Dengan selesainya pengalihan seluruh delapan aset tersebut, Pemkab Bekasi menerima kompensasi sebesar Rp155 miliar.

Namun di sisi lain, Perumda Tirta Bhagasasi harus kehilangan sekitar 80.000 pelanggan dari total sekitar 300.000 pelanggan yang sebelumnya dilayani.

“Artinya, 80.000 pelanggan yang selama ini dilayani kami beralih ke Perumda Tirta Patriot. Dengan pengalihan tersebut, dipastikan terjadi pengurangan pendapatan yang besar. Namun ini tantangan bagi kami untuk terus melakukan ekspansi bisnis termasuk menambah pelanggan dari sektor industri,” kata Reza.

Pemkot Bekasi Sebut Pelayanan Air Bersih Akan Lebih Efektif

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menilai pemisahan aset dan wilayah pelayanan memberikan kepastian kewenangan bagi masing-masing perusahaan daerah dalam mengelola layanan air minum.

Menurutnya, jika Tirta Bhagasasi dan Tirta Patriot masih berbagi wilayah layanan, proses administrasi akan menjadi lebih rumit dan berpotensi memperlambat pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau Bhagasasi dan Patriot masih tetap bergabung, ada keterbatasan kewenangan di masing-masing perumda yang akan memperlambat administrasi. Padahal tujuan kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan air bersih,” ujar Tri.

Ia berharap kesepakatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi, sekaligus mendorong kedua perusahaan daerah agar semakin berkembang.

“Melalui komitmen bersama ini, kami berharap Perumda Tirta Bhagasasi dan Tirta Patriot semakin maju, semakin hebat serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya.