PLN Jabar Salurkan Program TJSL untuk 17.554 Warga, Fokus Pendidikan hingga Pemberdayaan Ekonomi
HAIJABAR.ID – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mencatat sebanyak 17.554 masyarakat di berbagai daerah menerima manfaat dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang semester pertama 2026.
Program tersebut menyasar sektor pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penerima manfaat tersebar di sejumlah wilayah, mulai dari Kota Bandung, Depok, Sukabumi, Purwakarta, Kuningan, hingga Pengandaran.
Setiap program dirancang sesuai kebutuhan masyarakat dimasing-masing daerah.
PLN Jabar Salurkan Program TJSL untuk 17.554 Warga
General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan program TJSL tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
“Melalui program TJSL, PLN ingin hadir memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Setiap bantuan dirancang berdasarkan kebutuhan penerima agar dapat memberikan dampak jangka panjang, baik dalam meningkatkan akses pendidikan, memperkuat kemandirian ekonomi, maupun mendukung kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih,” kata Joharifin melalui keterangan resmi dikutip, Jumat (17/7/2026).
Dukung Pendidikan Lewat Fasilitas Pembelajaran
Pada sektor pendidikan, PLN UID Jawa Barat menyalurkan bantuan perangkat multimedia untuk SMPIT Al Bina Purwakarta serta laboratorium komputer di Kabupaten Kuningan.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar berbasis teknologi sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah penerima manfaat.
Berdayakan Penyandang Disabilitas dan Kelola Limbah Tekstil
Di bidang pemberdayaan masyarakat, PLN menjalankan program PowerAble (Empowering Disable) bersama Yayasan Kreasi Pulas Katumbiri.
Program ini bertujuan membantu penyandang disabilitas meningkatkan keterampilan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.
PLN juga mendukung pengelolaan lingkungan melalui program The New Factory yang bekerja sama dengan Koperasi Pekerja Garmen The New Factory di Bandung.
Program tersebut mendorong pemanfaatan limbah tekstil menjadi produk bernilai ekonomi.
Berkontribusi pada Target SDGs
Joharifin menjelaskan berbagai program TJSL selama semester pertama 2026 turut mendukung enam target Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, pertumbuhan ekonomi, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari banyaknya bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari perubahan positif yang dirasakan masyarakat.
“Kami berharap berbagai program yang telah dijalankan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus berkembang dan menciptakan nilai tambah. Kolaborasi antara PLN, pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya.
PLN UID Jawa Barat memastikan program TJSL akan terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas manfaat sekaligus mendukung pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan