HAIJABAR.ID – Seorang pria asal Bandung, Jawa Barat, bernama Ipan Nurzaman (26), dilaporkan diterkam buaya saat membantu memperbaiki kemudi jakung di Sungai Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, (6/7/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, hingga kini korban masih dalam pencarian tim gabungan.
Korban diketahui merupakan warga Kampung Cilaten, Bandung. Tim gabungan bersama aparat kepolisian dan warga masih menyisik lokasi kejadian menggunakan perahu untuk mencari korban.
Pria Asal Bandung Diterkam Buaya Saat Perbaiki Jakung
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Ipan bersama ketiga rekannya memperbaiki kemudi jukung di dermaga Ujang, Sungai Teluk Betung.
Saat proses perbaikan berlangsung, korban berinisiatif turun ke sungai untuk membantu rekannya. Namun, tak lama setelah berada di dalam air, korban duduga langsung diterkam seekor buaya muara yang berada di sekitar lokasi.
Rekan korban sempat melihat kepala Ipan (korban) muncul di permukaan sebelum akhirnya menghilang dan tidak terlihat lagi.
Mengetahui kejadian tersebut, rekan-rekan korban segera melaporkan insiden itu kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.
Polisi Lakukan Pencarian
Mendapati laporan, personel Polsek Pulau Rimau langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta warga untuk melakukan pencarian.
“Masih dalam pencarian,” kata Kapolres Banyuasin Rimau AKP Yusri Meriansyah pada Senin, (6/7/2026).
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan, terutama pada malam hari, serta menghindari lokasi yang diduga menjadi habitat buaya.
Rekaman CCTV Viral, Warganet Berikan Tanggapan
Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan videonya beredar luas di media sosial. Rekaman itu memicu beragam tanggapan dari warganet yang menyoroti detik-detik sebelum korban diterkam dan menghilang.
“Ya Allah, padahal udah jelas banget ceburan buaya sebelum abgnya turun, pasti abangnya ngira kawannya yang nyebur, jadi ndk kepikiran itu ceburan buaya, udahnya kerja jam segitu pulak tuh, tuntut juga bos yg punya usahanya, kalau memang disuruh atasan memperbaiki kemacetan ditengah malam Bute macam gitu, dan kalau memang inisiatif dari mereka sendiri kerja malam malam begitu, berarti sudah takdirnya,” tulis akun @dryde***
“Mungkin karena dia lompat jd menimbulkan efek kejut ke buayanya, jd buayanya reflek nerkam,” tulis @zulv***
“Ngeri sih kita lihat disana ada 3 orang. Kalau diperhatiin, orang pertama ini yang paling awal dan sudah lama standby di dekat perahu. Karena dia posisinya diam saja dan gerakannya tenang, buayanya cuma mengawasi. Terus muncul orang kedua yang turun pelan-pelan ke air.
Orang kedua ini beruntung banget, pas dia pindah posisi, moncong buayanya sempat keluar tapi telat beberapa detik karena dia keburu menjauh. Nah, masalahnya pas orang ketiga (korban) datang. Karena posisi dermaga agak tinggi, dia langsung melompat ke sungai. Hentakan air yang kuat pas dia loncat itu yang langsung memicu insting predator si buaya.
Buaya kan sensitif dengan getaran. Begitu ada hentakan keras, targetnya langsung beralih ke orang ketiga ini. Naas banget, langsung ditarik ke dalam. Dua orang lainnya selamat karena posisi mereka tenang dari awal.
Pelajaran penting, kalau di area rawan buaya, jangan pernah membuat gerakan mengejutkan atau melompat ke air,” tulis @spy90***

Tinggalkan Balasan