HAIJABAR.ID – Pelaksaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kabupaten Bekasi tahun 2026 berlangsung lancar dan minim keluhan.

Pemerintah Kabupateb (Pemkab) Bekasi menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari pemanfaatan aplikasi Bebunge, yang memungkinkan orang tua mendaftarkan anak ke sekolah hanya melalui telepon gengam (HP).

Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Bahrul Ulum, mengatakan sejak awal pemerintah berupaya menghadirkan sistem pendaftaran yang mulai diakses masyarakat.

“Alhamdullilah, karena memang niat kami dari awal itu untuk memudahkan sehingga orangtua juga mengaksesnya cukup mudah, tanpa kesulitan-kesulitan,” kata Bahrul pada Minggu, (5/7/2026).

Orang Tua Cukup Gunakan HP untuk Daftar Sekolah

Bebunge atau Bekasi Nyambung Bae merupakan aplikasi resmi milik Pemerintah Kabupaten Bekasi yang mengintegrasikan berbagai layanan publik sejak diluncurkan pada 2020.

Pada pelaksanaan SPMB 2026, fitur pendaftaran sekolah kembali diintegrasikan ke dalam aplikasi tersebut. Dengan sistem ini, orang tua tidak perlu menggunakan laptop atau komputer karena seluruh proses dapat dilakukan melalui HP.

Berdasarkan data Diskominfosantik, sebanyak 47.144 calon peserta didik mengakses aplikasi Bebunge pada hari pertama pendaftaran. Jumlah tersebut terus bertambah hingga penutupan pendaftaran.

“Seluruhnya diakses cukup dengan handphone. Jadi bisa diakses dengan mudah, tak perlu repot, dan juga transparan karena datanya bisa dilihat di situ,” ujar Bahrul

Orang Tua Bisa Pantau Peringkat Secara Real Time

Selain mempermudah proses pendaftaran, aplikasi Bebunge juga memungkinkan orang tua memantau posisi atau peringkat calon peserta didik secara real time.

Dengan begitu, peluang diterima di sekolah tujuan dapat diketahui setiap saat selama proses seleksi berlangsung.
Pemkab Bekasi menilai sistem tersebut membuat proses SPMB lebih transparan dibandingkan metode sebelumnya.

Pada SPMB 2026, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyediakan 32.030 kursi di 56 SMP negeri yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kuota tersebut terdiri atas:

  • 16.016 kursi jalur domisili.
  • 8.014 kursi jalur prestasi.
  • 6.403 kursi jalur afirmasi.
  • 1.597 kursi jalur mutasi.

Pemkab Bekasi berharap sistem digital melalui aplikasi Bebunge dapat terus memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan transparansi dalam proses penerimaan murid baru.