HAIJABAR.ID – Komisi II DPRD Kota Bekasi akan mengawal proses pembangunan jalan lingkungan yang mulai dikerjakan pada Juli 2026.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
DPRD Kota Bekasi Kawal Pembangunan Jalan Lingkungan
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti, mengatakan pengawasan tersebut merupakan bagian dari fungsi DPRD dalam memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan optimal, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
“Tentu kita akan kawal di Komisi II terkait dengan pembangunan baik kualitas maupun kuantitas. Karena sering kali banyak masukan dari masyarakat mengenai kualitas pembangunan jalan lingkungan,” kata Evi pada Minggu, (5/7/2026).
Menurut Evi, pembangunan jalan lingkungan merupakan salah satu kebutuhan yang paling banyak diusulkan masyarakat melalui kegiatan reses anggota DPRD maupun Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Pemkot Perketat Pengawasan
Selain DPRD, Pemerintah Kota Bekasi juga berkomitmen melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan.
Pengawasan akan dilakukan melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan (Disperkimtan) agar proyek berjalan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.
“Pemkot Bekasi sendiri juga berjanji akan ikut melakukan pengawasan dengan ketat terkait pembangunan jalan lingkungan. Baik melalui DBMSDA maupun Disperkimtan,” ucap Evi.
Infastruktur Masih Jadi Prioritas
Evi menambahkan, pembangunan infastruktur tetap menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Bekasi pada 2027 sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Namun, menurutnya fokus pembangunan diperkirakan akan bergeser dari infastruktur lingkungan menuju proyek infastruktur yang lebih besar untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah yang masih tersisa.
“Tapi 2027 kemungkinan prioritas pembangunan ke yang lebih besar karena PR bagi pemkot Bekasi pembangunan infastruktur yang belum selesai. Sehingga ada pergeseran prioritas pada 2027 yakni kepada infastruktur yang lebih besar dan harapannya linier dengan RPJMD,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan