HAIJABAR.ID – Sekitar 700 hektare sawah di tiga desa di Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, belum dapat ditanami akibat kekeringan yang berlangsung sekitar tiga bulan terakhir.
Minimnya pasokan air membuat petani terpaksa menunda masa tanam padi.
Tiga desa yang terdampak yakni Desa Sukamaju, Sukarapih, dan Sukarahayu. Kondisi tersebut membuat petani kesulitan mendapatkan air untuk mengairi lahan persawahan.
“Saat ini kami sebenarnya mau tanam padi lagi. Tapi sekarang udah enggak ada airnya sama sekali,” kata Risam (52) petani Desa Sukarapih, dikutip pada Jumat, (21/8/2026).
Menurut Risam, salah satu penyebab berkurangnya pasokan air adalah kerusakan tanggul SS Pisang Batu di wilayah Tambelang. Kerusakan tersebut membuat aliran air tidak dapat mengalir secara optimal menuju area persawahan.
“Pasokan airnya berkurang, enggak ada badan tanggulnya, jadi jatuh ke Kali Pembuangan semua,” kata Risam.
Kondisi tersebut juga diperparah dengan keterbatasan pasokan air PDAM Pasar Tambelang. Petani harus berbagi pasokan air yang semakin terbatas untuk memenuhi kebutuhan pengairan sawah.

Tinggalkan Balasan