HAIJABAR.ID – Sekolah Rakyat Terintegrasi (STR) 4 Kabupaten Bandung di Soreang, Jawa Barat, resmi mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026-2027.

Sebanyak 560 siswa dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai tahapan awal pembelajaran di sekolah berasrama tersebut.

Pembangunan SRT 4 Kabupaten Bandung telah rampung dan seluruh fasilitas pendukung dinyatakan siap digunakan. Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero) Dian Sovana mengatakan perusahaan mendukung penyediaan infastruktur pendidikan melalui pembangunan sekolah tersebut.

“Kami bersyukur pembangunan SRT 4 Kabupaten Bandung telah selesai dan kini mulai dimanfaatkan oleh masyarakat. Bagi Brantas Abipraya, setiap infastruktur yang kami bangun harus memberikan manfaat nyata,” kaya Dian pada Rabu, (6/8/2026).

SRT 4 Kabupaten Bandung Tampung 560 Siswa

Pada tahun ajaran 2026-2027, SRT 4 Kabupaten Bandung menampung total 560 siswa, yang terdiri dari:

  • 56 siswa SD
  • 229 siswa SMP
  • 275 siswa SMA

Sebelum mengikuti MPLS, seluruh peserta didik menjalani proses registrasi sebagai tahapan awal memasuki lingkungan sekolah berasrama.

Pembukaan MPLS dihadiri Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman bersama jajaran Kantor Staf Presidenm Kementrian Sosial, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Dilengkapi Asrama hingga Fasilitas Olahraga

Sekolah Rakyat Terintegritas 4 Kabupaten Bandung dibangun dengan konsep terpadu berbasis asrama. Berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar sekaligus kehidupan pasa siswa.

Faasilitas tersebut meliputi gedung SD, SMP, dan SMA, asrama siswa, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, kantin, serta sarana olahraga seperti lapangan mini soccer dan lapangan basket.

Menurut Dian, keberasaan infastruktur pendidikan yang memadai diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran sekaligus membentuk karekter peserta didik.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Melalui pembangunan infastruktur yang berkualitas, kami ingin turut menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan, memperluas akses pendidikan, serta mendukung lahirnya generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing,” katanya.

Seluruh Fasilitas Pendukung Sudah Siap Digunakan

Pemerintah menyatakan seluruh fasilitas pendukung di SRT 4 Kabupaten Bandung telah siap digunakan sejak dimulainya tahun ajaran baru.

Selain ruang belajar dan asrama, kawasan sekolah juga dilengkapi rumah susun tenaga pendidik, ruang makan, kantin, tempat ibadah, hingga gedung serbaguna untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Pemerintah Targetkan 500 Sekolah Rakyat pada 2029

Pada tahun ajaran 2026-2027, pemerintah memperluas penyelenggaraan Sekolah Rakyat dari 166 menjadi 182 lokasi.

Berdasarkan data Kementerian Sosial per 8 Juli 2026, program tersebut menargetkan 28.568 peserta didik baru, yang terdiri atas:

  • 6.305 siswa SD
  • 11.186 siswa SMP
  • 11.077 siswa SMA

Dengan penambahan tersebut, jumlah peserta didik Sekolah Rakyat pada 2026 ditargetkan mencapai 43.344 orang.

Pemerintah juga menargetkan pengembangan Sekolah Rakyat menjadi 500 lokasi yang tersebar di 38 provinsi serta 416 kabupaten dan kota pada 2029.