HAIJABAR.ID – Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat V mendorong pembangunan rumah sakit hewan di Kota Bekasi.
Fasilitas tersebut dinilai sudah menjadi kebutuhan mendesak untuk memenuhi layanan kesehatan hewan sekaligus memudahkan proses rujukan pasien.
Ketua PDHI Jawa Barat V, drh. Mirjawal, mengatakan hingga saat ini layanan kesehatan hewan di Kota Bekasi masih didominasi klinik, sementara sebagian besar klinik belum beroperasi selama 24 jam.
Kondisi tersebut membuat dokter hewan kesulitan ketika harus merujuk pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Saat ini, rumah sakit hewan terdekat masih berada di Jakarta.
“Kalau untuk rumah sakit hewan memang sudah kebutuhan. Praktisi di wilayah kami kesulitan mengirim rujukan,” katanya pada Senin, (3/8/2026).
“Rumah sakit hewan terdekat masih berada di Jakarta. Kota Bekasi sebagai kota metropolitan sudah layak memiliki fasilitas tersebut,” tambahnya.
PDHI Dorong Kota Bekasi Miliki Rumah Sakit Hewan
Mirjawal menjelaskan, PDHI telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak swasta guna mendorong pembangunan rumah sakit hewan di Kota Bekasi.
Menurutnya, beberapa investor telah menunjukkan ketertarikan terhadap rencana tersebut. Namun hingga kini, pembangunan fasilitas tersebut belum juga terealisasi.
Meski demikian, PDHI tetap berharap pemerintah dapat membangun rumah sakit milik daerah agar layanan kesehatan hewan lebih mudah dijangkau masyarakat.
Menurutnya, keberadaan rumah sakit hewan milik pemerintah akan membuat biaya pelayanan menjadi lebih terjangkau karena berpotensi mendapatkan subsidi.
“Sudah ada yang tertarik. Mudah-mudahan bisa terealisasi melalui swasta. Namun, kami tetap berharap pemerintah membangunnya. Dengan begitu, biaya layanan dapat disubsidi,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan