Atasi Kemiskinan, Pemprov Jabar Siapkan Gaji Rp2,5 Juta untuk 4.000 Petani


HAIJABAR.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyiapkan program pemberdayaan warga di daerah perkebunan untuk mengatasi kemiskinan. Sebanyak 4.000 petani penanam pohon akan dipekerjakan dan digaji Rp 2,5 juta per bulan.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan program tersebut menyasar sejumlah daerah perkebunan sayur, seperti Cianjur Selatan, Garut Selatan, dan Bandung Selatan.
Menurut Dedi, kemiskinan di wilayah tersebut salah satunya terjadi karena upah buruh perkebunan yang masih rendah. Upah yang diterima buruh disebut hanya sekitar Rp 20.000 hingga Rp 30.000.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemprov Jabar akan memberdayakan warga dengan mempekerjakan mereka di perkebunan yang dikelola pemerintah provinsi.
Dedi mengatakan pembukaan lahan atau penanaman akan dimulai pada Desember 2026. Sebanyak 4.000 petani akan disiapkan untuk menanam dan merawat pohon.
“Petani penanam pohon akan digaji tiap bulan Rp2,5 juta. Sehingga Pemprov Jabar menyediakan sekitar Rp10 miliar per bulan atau Rp120 miliar per tahun,” katanya, melalui keterangan persnya.
Dengan jumlah tersebut, anggaran yang disiapkan Pemprov Jabar mencapai sekitar Rp10 miliar setiap bulan atau Rp120 miliar dalam setahun.
Dedi menegaskan kebijakan tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Program tersebut juga dirancang untuk menjaga ekosistem lingkungan, salah satunya mencegah terjadinya banjir.
“Pemprov Jabar tidak melulu hanya untuk proyek, tetapi juga perlu untuk kesejahteraan rakyat. Seperti menggaji petani untuk menanam pohon dan merawat hutan,” ujarnya.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan sumber penghasilan bagi warga di kawasan perkebunan sekaligus mendukung upaya penghijauan dan pemeliharaan hutan di Jawa Barat.